mdh1

Sampah dapur, selain bisa langsung dimanfaatkan untuk media tanam tabulampot, juga bisa diolah menjadi pupuk buah organik. Eksperimen saya ini masih menggunakan jambu madu deli sebagai tanaman percobaan. Caranya:

  1. Siapkan 2 bak bekas cat yang volumenya sekitar 20 liter. Usahakan beli yang ada tutupnya. Harga per biji sekitar Rp 7 ribu.
  2. Gunakan bak pertama untuk menampung semua SAMPAH BUAH. Sampah dibatasi hanya sampah buah. Eksperimen ini memang bertujuan untuk membuat pupuk buah yang diharapkan banyak mengandung unsur K dan P. Contoh sampah: kulit semangka, sisa mangga, kulit pisang, kulit pepaya, sisa nasi (karena beras adalah buah padi). Sampah selain buah, misalnya irisan kangkung, bayam, tidak usah dimasukkan karena tujuan kita adalah membuat pupuk buah. Sampah yang berminyak seperti kuah sayur bersantan atau gorengan juga tidak usah dimasukkan karena minyak butuh waktu lama untuk terurai padahal tujuan kita adalah membuat pupuk cair yang bisa segera digunakan dalam hitungan beberapa hari. Bahan-bahan yang tidak digunakan untuk pupuk buah masih bisa dimanfaatkan untuk membuat media tanam tabulampot.
  3. Masukkan air cucian beras ke dalam bak ini sampai semua sampah terendam. Tutup bak dan biarkan saja bak ini agar air lindinya mengalami fermentasi.
  4. Tiap kali ada sampah buah, masukkan ke dalamnya sambil sampah diaduk-aduk dan ditusuk-tusuk dengan kayu supaya air lindinya keluar. Tutup kembali bak. Kalau sampah buah di rumah kita tidak begitu banyak, kita bisa minta ke penjual buah. Mereka biasanya punya banyak sampah buah-buah afkir yang busuk. Bisa juga minta sampah kulit pisang ke penjual pisang goreng. Lumayan, kita bisa membantu mereka mengurangi sampah sekaligus membuat pupuk buah. Sekarang adalah waktu yang tepat mengumpulkan sampah buah karena saat ini musim mangga busuk.
  5. Jika bak pertama sudah penuh, gunakan bak kedua.
  6. Jika bak kedua sudah hampir penuh, ambil cairan di bak pertama untuk menyiram tanaman. Sebelum disiramkan ke tanaman, encerkan dulu dengan air sama banyak supaya air lindinya tidak terlalu pekat. Sisa sampah padatnya masukkan ke dalam pot untuk media tanam tabulampot.
  7. Foto di samping adalah hasilnya pada jambu madu deli. Cara ini juga saya terapkan pada jambu kristal. Saat ini calon buahnya juga sangat banyak tapi masih terus dipantau apakah bisa bertahan sampai menjadi buah matang karena pentil jambu kristal kabarnya gampang rontok.
  8. Pupuk cair ini bisa membuat tanaman sangat subur. Jika pertumbuhan daunnya terlalu lebat, sebagian cabang sebaiknya dibuang saja supaya semua daun bisa terkena sinar matahari. Cabang dan daun yang terlalu subur mungkin saja malah akan menghambat pembungaan.
Advertisements