Banyak yang bertanya, apakah kita bisa menggunakan pepaya yang kita beli di pasar untuk membuat sendiri bibit pepaya Calina. Jawaban ringkas saya: sebaiknya jangan!

Berdasarkan pengamatan saya, cara seperti itu akan menghasilkan pepaya yang mirip Calina tapi kualitasnya sangat bervariasi. Ada yang masih seperti Calina, ada yang warna daging buahnya menjadi kuning, ada yang daging buahnya lembek, ada yang lonjongnya lancip di ujung, ada yang bentuknya gendut, bahkan ada yang warna kulitnya kuning serupa pepaya Srigading.

Ini terjadi karena pepaya yang kita beli di pasar itu sangat mungkin bukan pepaya Calina yang benihnya produksi IPB. Mungkin juga buah pepaya itu dari pohon pepaya Calina yang mengalami penyerbukan silang dengan pepaya jenis lain. Kemungkinannya bermacam-macam. Bahkan seandainya buah itu berasal dari kebun yang benihnya produksi IPB pun, kemungkinan penyerbukan silang pun tetap ada.

malih

Perlu diketahui, sekitar 2% dari benih Calina IPB akan menghasilkan pepaya yang bukan Calina. Foto buah pepaya di atas adalah contohnya. Pepaya ini berasal dari pohon pepaya yang benihnya saya beli dari IPB. Warna daging buahnya cenderung kekuningan, masih mirip Calina, tapi bentuk lonjongnya tidak seperti Calina sebab pantatnya besar. Rasa buahnya masih semanis Calina tapi teksturnya lembek dan cepat busuk. Di setiap bungkus benih Calina buatan IPB selalu ada sekitar 2% pepaya yang berubah dengan variasi yang tidak tentu. Jika bunga dari pohon ini mengalami penyerbukan silang dengan bunga Calina sejati, maka keturunannya sangat mungkin akan menyimpang dari Calina.

Daripada kecewa belakangan, lebih baik membeli benih produksi IPB saja. Tak usah ambil risiko. Toh harganya tidak mahal. Hanya sekitar Rp 400 per biji. Pilihan lain, beli saja bibit produksi perusahaan benih pepaya California yang sudah teruji. Saya pernah mencoba benih merek Friends dan hasilnya cukup bagus. Pepaya yang hendak dijadikan benih harus diperlakukan khusus. Bunganya dikawinkan secara manual dari bunga pilihan, lalu dibungkus. Jadi, tidak sembarang buah seperti buah yang kita beli di pasar. Kalau kita membeli buah di pasar, kita tidak tahu apakah buah itu berasal dari pohon yang sehat atau tidak.

Apakah itu berarti benih yang berasal dari buah pepaya yang kita beli hasilnya pasti akan menyimpang? Tidak pasti begitu. Tetap ada kemungkinan hasilnya baik. Foto nomor 2 dan 3 di samping adalah buktinya. Kebun kecil ini hasil eksperimen ekstrem tetangga saya. Bibitnya berasal dari buah pepaya dari pohon Calina. Dulu benihnya saya beli dari IPB. Isinya dikeringkan, dipilih yang bagus, lalu langsung disemai di lahan. Tidak pakai polibag.

samitDi luar dugaan saya, walaupun ini Calina turunan kedua, ternyata hasilnya masih bagus. Kualitas buahnya setara Calina produksi IPB, baik dari segi bentuk buah, warna dan tekstur daging buah, hingga kemanisannya. Semuanya masih kualitas Calina. Kalau Anda ingin meniru cara tetangga saya ini, usahakan memperoleh buahnya dari kebun Calina langsung, yang pohonnya sehat, kira-kira umurnya 9 bulan, buahnya lonjong sempurna, di dekatnya tidak ada pohon selain Calina, buahnya dipetik dalam keadaan matang tapi tidak terlalu matang, dengan semburat kuning sekitar 25%. Dan kata tetangga saya, jangan lupa membaca doa sebelum menyiapkan benihnya.

samit-2

Advertisements